Buku ini pada hakikatnya berangkat dari asumsi bahwa Keragaman dalam kehidupan bermasyarakat merupakan suatu fitrah dan suatu sistem tidak mungkin tercapai suatu kondisi yang beragam tanpa adanya perbedaan dan kemajemukan. Keragaman atau kemajemukan seperti perbedaan suku, Agama merupakan suatu kenyataan yang inheren dengan penciptaan manusia itu sendiri.
Kota Batam merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Kepulawan Riau, dimana masyarakat kota Batam merupakan masyarakat yang heterogen yang terdiri dari beragam suku Agama dan golongan. Geogarifis kota Batam yang identik dengan kota Industri membuat kota Batam sebagai kota yang menarik perhatian masyarakat luar daerah untuk datang dan mengadu peruntungan. Sehingga hari ini bisa dilihat penduduk kota Batam terdiri dari berbagai suku, diantaranta suku Melayu, Jawa, Batak, Minangkabau, bugis, sembawa, Tionghoa dan lain-lain.
Dalam rangka memelihara keberagaman tersebut masing-masing individu, kelompok dan golangan masyarakat semuanya memiliki peran penting dalam mewujudnya kota Batam sebagai kota yang damai dan tenteram di tengah perbedaan, sehingga potensi yang ada di kota Batam sangat bergantung pada keamanan dan kenyamanan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para peneliti Islam dan pemerhati pandidikan dalam meletakkan landasan pendidikan karakter berdasarkan spirit dan nilai-nilai ajaran Islam serta pandangan tokoh-tokoh pendidikan Islam yang mengedepankan hablum minallah dan hablum minannas. Selain itu, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter pribadi Muslim yang taat dan ber-akhlakul karimah serta memperkokoh identitas keislaman yang rahmatan lil’alamin.